banner 728x250

Krisis Air Bersih Warga Padengo Minta Fasilitas Sumur Bor, Faisal Rustam: Gampang!

banner 120x600
banner 468x60

WINNET.ID, Kabupaten Pohuwato Kekeringan yang melanda Desa Padengo, Kecamatan Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato, membuat warga kesulitan dalam mendapatkan pasokan air bersih.

Keluhan ini menjadi topik utama yang disampaikan warga Desa Padengo kepada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Faisal Rustam, dalam rangkaian reses masa sidang pertama tahun 2023-2024. (30/10/23)

Menurut warga, masalah ini semakin memburuk saat musim kemarau seperti saat ini. Mereka merasa terbatas dalam mendapatkan akses ke air bersih yang cukup, dan memaksa mereka untuk mengeluarkan uang lebih untuk membeli air bersih untuk kebutuhan harian rumah tangga.

“Air sebagai kebutuhan dasar manusia, pak. Dan ini yang sudah menjadi masalah kami berkepanjangan di desa kami selama ini.” keluh warga desa Padengo, Selvi Hasan.

Krisis Air Bersih
Warga desa Padengo, Selvi Hasan, mengeluhkan tentang Krisis Air Bersih yang dialaminya dan warga desa.

Kepala Desa Padengo, yang turut hadir dalam pertemuan juga menambahkan, sebenarnya pihaknya telah menerima bantuan infrastruktur Penyediaan Air Minum (PAM) yang dibangun oleh pemerintah Hungaria.

Namun, sistem tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhan air bagi seluruh warga Popayato Barat, meski telah menggunakan alat modern berbasis Digital.

“Sedangkan musim hujan saja tidak memadai, apalagi musim kemarau seperti saat ini.” tambah Selvi.

Baca juga: Reses, Warga Padengo Minta Rumah Layak Huni: Maaf! Tak Masuk Kategori

Sebagai solusi atas masalah ini, warga desa mengajukan permohonan kepada Anggota DPRD Faisal Rustam untuk membangun sumur bor atau sumur suntik yang dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Krisis Air Bersih
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dapil 6 Boalemo-Pohuwato, Faisal Rustam, saat menggelar reses di Desa Padengo, Kecamatan Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato.

Faisal Rustam merespons aspirasi warga dengan tegas dan gamblang menyatakan kesiapannya untuk merealisasikan aspirasi tersebut dalam tahun anggaran mendatang. Namun, dia juga menekankan perlunya melakukan penelitian terlebih dahulu untuk menentukan lokasi yang tepat untuk membangun sumur bor tersebut.

“Saya minta kepala desa mulai menentukan titik-titik lokasi yang akan dibangun sumur bor atau sumur suntik. Nanti saya akan perjuangkan anggarannya di DPRD.” tegas Faisal.

“Tapi saya minta diajukan secara total anggarannya. Bukan satu titik sekian, satu sekian. Tidak! Tetapi secara keseluruhan. Misalnya, totalnya Rp. 200 juta untuk berapa titik. Nah, itu yang akan kita anggarkan. Bukan persatu titik.” tegasnya lagi.

Dalam pertemuan ini, Faisal Rustam berkomitmen untuk bekerja sama dengan pihak terkait dalam mencari solusi yang efektif dan berkelanjutan untuk masalah kekurangan air bersih yang dihadapi warga Desa Padengo.

Dengan perjuangan bersama, diharapkan masalah kekeringan yang telah lama menjadi beban bagi warga desa ini dapat segera terselesaikan. (003)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *