banner 728x250

Pasar Rakyat Ramadan: Pemerintah Kota Gorontalo Matangkan Persiapan dengan Rekayasa Lalu Lintas dan Penataan Parkir

banner 120x600
banner 468x60

WINNET.ID – Pemerintah Kota Gorontalo semakin mematangkan persiapan untuk pelaksanaan Pasar Rakyat Ramadan, yang lebih dikenal dengan sebutan Pasar Senggol. Menyambut kegiatan tahunan yang memeriahkan bulan suci ini, Wali Kota Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Indra Gobel telah merancang berbagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran acara.

Selain menentukan waktu pengukuran lapak untuk para pedagang, Pemerintah Kota Gorontalo juga telah menyusun rekayasa lalu lintas dan pengaturan kawasan parkir guna mengantisipasi kepadatan selama pasar berlangsung.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Gorontalo, Hermanto Saleh, menjelaskan bahwa pengaturan arus lalu lintas Pasar Senggol telah dibahas dalam rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dari tingkat provinsi hingga kota. Hasil rapat tersebut mencakup sejumlah perubahan, termasuk penggunaan Jalan Raja Eyato sebagai area parkir dan lapak pedagang, yang sebelumnya dilarang selama dua tahun terakhir.

“Beberapa ruas jalan akan ditutup di sekitar pusat pertokoan, sementara jalan lainnya tetap dibuka dengan sistem satu arah, seperti Jalan S. Parman yang akan diberlakukan satu arah menuju Jalan Imam Bonjol,” ungkap Hermanto Saleh pada Jumat (28/2/2025).

Rekayasa lalu lintas ini bertujuan agar Pasar Senggol bisa berjalan maksimal tanpa mengganggu mobilitas warga dan mengurangi kemacetan yang berpotensi terjadi.

Di sisi lain, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Gorontalo, Rahmanto Idji, mengungkapkan bahwa telah disiapkan 12 titik parkir di lokasi-lokasi strategis di sekitar kawasan Pasar Senggol. Jika kapasitas parkir tersebut tidak mencukupi, Dishub akan membuka titik parkir tambahan sesuai kebutuhan.

“Setiap pintu masuk Pasar Senggol akan memiliki titik parkir untuk memudahkan pengunjung. Kami juga akan menyesuaikan titik parkir dengan rute lalu lintas yang telah direkayasa, seperti di Jalan S. Parman yang diberlakukan satu arah dari selatan ke utara,” kata Rahmanto.

Dishub juga akan berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagin) Kota Gorontalo dalam penataan lapak pedagang dan pengaturan parkir. Personel Dishub akan ditempatkan di pos-pos strategis untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Pemerintah Kota Gorontalo berharap bahwa pelaksanaan Pasar Senggol tahun ini dapat berjalan lancar tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat. Selain menjadi tempat berbelanja, Pasar Senggol diharapkan juga dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.

“Pasar Senggol adalah bagian dari tradisi yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Kami berkomitmen untuk memastikan lalu lintas tetap tertib dan terorganisir demi kenyamanan semua pihak,” tutup Rahmanto Idji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *