banner 728x250
News  

Deklarasi Pemenangan Prabowo-Gibran | PBB Siap Hadapi Tantangan Politik Identitas

banner 120x600
banner 468x60

WINNET.ID, Provisi Gorontalo Tim pemenangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, di Gorontalo, resmi mendeklarasikan diri, pada Jum’at malam (17/11/23).

Tim pemenangan ini melibatkan partai-partai koalisi seperti Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, PBB, Gelora, Garuda, PSI, Prima, dan Komunitas Relawan Pro Jokowi (Projo).

Dalam komposisi tim pemenangan ini, Partai Bulan Bintang (PBB) menjadi komposisi yang paling menarik perhatian publik. Sebab, meski diakui berafiliasi dengan NU, Muhammadiyah, dan SI, tidak dipungkiri jika PBB di Gorontalo didominasi oleh kader-kader NU.

Jadi, bisa dibilang, Partai Bulan Bintang (PBB) di Gorontalo menghadapi tantangan identitas yang signifikan. Meskipun terkait erat dengan NU, Muhammadiyah, dan SI, partai ini berujung dengan dominasi kader-kader NU.

Baca juga: Tim Pemenangan Capres-cawapres Prabowo-Gibran Resmi Deklarasi || PAN Gorontalo satu Komando!

Ini tentu saja menimbulkan pertanyaan kritis masyarakat tentang kekuatan PBB dalam menantang saudaranya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang juga didominasi oleh kader-kader NU.

Menanggapi pertanyaan ini, ketua DPW Partai Bulan Bintang Provinsi Gorontalo, Achmad Bagulu, dengan penuh keyakinan mengaku bahwa partainya mampu dengan mudah melalui semua persaingan yang ada.

Menurutnya, komitmen partainya untuk mendukung Prabowo sejak bulan September tahun kemarin, bahkan ketika ketua PKB, Cak Imin, masih berada dalam koalisi Indonesia Maju.

PBB
Ketua DPW Partai Bulan Bintang, Achmad Bagulu, dalam wawancara terkait Politik Identitas, usai deklarasi kemenangan Pasangan Capres-cawapres Prabowo-Gibran.

“Pada intinya, kami sesuai dengan instruksi ketua umum Partai Bulan Bintang, Yusril Izra Mahendra. Dimana PBB lebih dulu mendeklarasikan Pak Prabowo sebagai capres sejak bulan September lalu.” jawab Achmad, kepada wartawan.

“Itu sejak cak Imin, ketua umum PKB, masih ada waktu dikoalisi Indonesia maju. Jadi kita di Gorontalo tetap dengan komitmen Pak Ketum. PBB sampai saat ini tetap eksis dengan pasangan Prabowo-Gibran, hingga deklarasi hari ini.” sambungnya.

Achmad Bagulu menekankan tentang persatuan dalam PBB, terlepas dari afiliasi dengan NU, Muhammadiyah, atau SI. Semua kader PBB diinstruksikan untuk sejalan dengan keputusan ketum partai, dan setiap penyimpangan dapat berakibat pada sanksi sesuai petunjuk ketua.

Baca juga: Tim Pemenangan Resmi Terbentuk: Gerindra Optimis! Probowo-Gibran Menang Satu Putaran di Gorontalo

“Petunjuknya jelas! Seluruh Kader satu garis lurus. Pesan ini berlaku untuk semua kader ditingkat Kabupaten-Kota hingga provinsi. Tidak boleh ada yang zig-zag. Dan kalau dia zig-zag tentu ada punishment dari ketua.” tegasnya, Menambahkan.

Dengan PKB yang didominasi oleh kader-kader NU, tentu akan menjadi lawan yang tangguh PBB. Tantangan politik identitas, bersaing memperebutkan hati masyarakat Gorontalo yang didominasi NU, tentunya menambah daya tarik pemilu di Gorontalo.

Komitmen Partai Bulan Bintang, persatuan lintas afiliasi, dan tantangan bersaing dengan PKB yang sama-sama didominasi NU, menjadikan musim pemilu tahu 2024 mendatang, layak untuk dinantikan. (003)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *