banner 728x250

Sekda Kota Gorontalo Resmi Membuka Pelatihan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk Ground Check DTSEN

banner 120x600
banner 468x60

WINNET.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid, membuka secara resmi pelatihan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dalam rangka ground check Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Ballroom Hotel Millinov, Kota Gorontalo. Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan akurasi data sosial ekonomi yang digunakan dalam penentuan penerima bantuan sosial di Indonesia.

DTSEN adalah basis data tunggal yang memuat informasi mengenai kondisi sosial ekonomi individu atau keluarga di Indonesia. Data ini dipadankan dengan data kependudukan untuk meningkatkan keakuratan dan keterandalan daftar penerima bantuan sosial (bansos). DTSEN dibangun berdasarkan tiga basis data utama, yaitu Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), dan Pencapaian Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Selain itu, DTSEN didukung oleh data PLN dan BPJS Kesehatan, serta dipadankan dengan data kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Sekda Ismail Madjid menjelaskan bahwa DTSEN memiliki enam manfaat utama, antara lain mengurangi bias akibat tumpang tindih data, memudahkan pensasaran program pembangunan pemerintah, serta menjadikan strategi pengentasan kemiskinan lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan. “DTSEN juga menyediakan profil sosial ekonomi penduduk yang lebih lengkap dan memungkinkan alokasi anggaran pembangunan yang lebih efisien dan akuntabel,” ungkap Ismail.

Ia menambahkan bahwa meskipun data sosial ekonomi ini bersifat dinamis, pemutakhiran data menjadi kunci untuk menjaga keakuratan dan relevansi DTSEN. “Pendamping PKH sebagai garda terdepan dalam tugas ini harus menjalankan tanggung jawab dengan penuh integritas,” ujar Ismail.

Sekda Kota Gorontalo juga mengajak para peserta pelatihan untuk menjalankan tugas ini dengan semangat, profesionalisme, dan dedikasi tinggi. “Dengan kerja sama yang solid, saya yakin kita dapat memutakhirkan DTSEN ini agar lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel,” tutupnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala BPS Kota Gorontalo, Sri Dewi Monoarfa, Kepala Dinas Sosial Kota Gorontalo, Irwansyah Taha, serta diikuti oleh para pendamping PKH Kota Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *