banner 728x250

Bantuan Sosial PEKKA Tidak Hanya Untuk Para Janda!

PEKKA
banner 120x600
banner 468x60

WINNET.ID GORONTALO Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Camaru, telah menunjukkan komitmennya yang luar biasa terhadap kesejahteraan masyarakat Kota Gorontalo melalui dukungannya terhadap program-program yang langsung memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Salah satu inisiatif yang diperjuangkannya dengan gigih adalah Program Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) yang disalurkan melalui Dinas Sosial.

Memahami Esensi Program PEKKA

Program PEKKA sering kali disalahpahami oleh masyarakat sebagai bantuan yang hanya ditujukan bagi para perempuan yang telah menjadi janda. Namun, hal ini tidaklah benar.

PEKKA merupakan program yang diberikan kepada seluruh perempuan yang memiliki tanggung jawab sebagai pencari nafkah dalam keluarga, tanpa memandang status perkawinan.

Baca juga: Pajak Reklame Bebani Pelaku Usaha Kecil, Meyke Camaru Akan Cari Solusi

Siapa yang Berhak Mendapatkan Bantuan PEKKA?

Bantuan untuk perempuan kepala rumah tangga ini tidak hanya ditujukan bagi para janda, tetapi juga untuk perempuan yang memiliki suami yang tidak lagi produktif karena berbagai alasan, termasuk sakit atau tidak mampu mencari nafkah.

Hal ini termasuk dalam upaya pemerintah untuk memberikan dukungan kepada perempuan yang memiliki beban ekonomi dalam keluarga.

Kesalah-pahaman masyarakat tentang program ini terlihat dalam momen reses yang digelar Meyke Camaru, di Kelurahan Biau, baru-baru ini mempertanyakan tentang penfaatan program ini.

PEKKA
Warga Biau memadati Reses Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Camaru. (26/01/23)

Ivanti Nur, seorang warga Biau yang memiliki suami yang tidak lagi produktif karena sakit perlamen (Stroke Ringan), mempertanyakan apakah dirinya juga bisa menikmati progam PEKKA tersebut.

“Bagaimana dengan saya yang tidak berstatus janda. Suami saya masih hidup. Hanya saja sudah tidak produktif karena sakit perlamen (Stroke Ringan). Dia tidak mampu bekerja,” jelas Ivanti.

“Hanya saya yang bekerja, berdagang puding. Apakah saya bisa mendapatkan bantuan PEKKA ini?” sambung Ivanti bertanya, yang disambut antusias warga yang pertanyaannya terwakili.

Seperti yang diharapkan masyarakat, respons Meyke terhadap pertanyaan ini sangatlah positif. Ia menjelaskan bahwa program ini tidak memandang status pernikahan, melainkan fokus pada perempuan yang memiliki tanggung jawab ekonomi dalam keluarga.

Baca juga: Reses AW. Thalib: Lurah Tapa Curhat Tentang Fasilitas Kantor Kelurahan yang Minim!

“Sasaran program ini, yaa, warga seperti ibu,” jawab Meyke.

“Jadi ibu Ivanti sangat boleh sekali menikmati dan mendapatkan program ini. Dan bukan hanya ibu Ivanti. Seluruh ibu-ibu yang suaminya sudah tidak lagi produktif dan tidak lagi bekerja karena sakit, bisa menikmati program ini,” sambung Meyke menegaskan.

Dukungan Aktif Meyke Camaru terhadap Program PEKKA

Tidak hanya memberikan penjelasan, Meyke Camaru juga meminta pendampingnya untuk mencatat nama-nama yang kondisi suaminya seperti ibu Ivanti, untuk dimasukkannya ke dalam penerima bantuan PEKKA melalui rekomendasinya di DPRD. (003)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *