WINNET.ID – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Espin Tulie, menghadiri program Podcast Relasi guna untuk membahas persoalan kelangkaan minyak goreng di Provinsi Gorontalo. Rabu (23/02/2022)
Tidak hanya Espin Tulie, Kabid Perdagangan Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo Eldat, juga hadir dalam kegiatan podcast tersebut.
Pada kesempatan itu Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo Espin Tulie, mengatakan bahwa memang dari akhir Desember 2021 kemarin terjadi kenaikan harga minyak goreng secara global.
“Dengan kenaikan minyak goreng global, tentunya ini diikuti oleh harga minyak goreng khususnya kelapa sawit yang ada di Indonesia,” ucap Espin
Dirinya juga mengatakan bahwa, dengan adanya kelangkaan minyak goreng kelapa sawit, Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo bersama mitra kerja Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, telah melakukan survei baik di berbagai minimarket maupun pasar modern.
“Sesungguhnya minyak kelapa ini ada, cuman untuk penyetokannya dibatasi dari yang biasanya menyetok 4 sampai 5 karton diturunkan menjadi 3 karton,” ungkapnya
Disamping itu, Eldat selaku kabid perdagangan mengatakan bahwa data yang mereka terima dari Kementerian Perdagangan saat rapat Forkopimda ada sekitar 317.000 Liter yang disuplai.
“Untuk sekarang sudah ada 433.800 Liter dan kita sudah mengunjungi distributor yang ada Pauwo sekitar 20.000 Liter itu sudah masuk sementara lainnya lagi dalam perjalanan,” ungkapnya
Tidak hanya itu, Eldat juga mengatakan bahwa di beberapa distributor yang mereka kunjungi, sudah memiliki stok minyak goreng dan ditambah dengan beberapa stok dalam perjalanan.

















